Happy Monday!

Dear fellows,,

When we wake up and greet morning sunshine everyday it seemed to be just the same day as yesterday. When we meet Monday in every week it seemed to be just the same as last week’s busy Monday. It seemed that life is just a repetition of activities from weeks to weeks, months to months, son on so forth. Yet , it is not true.

We might face a common situations from weeks to weeks but we should not be trapped in this mindset because in every seconds of our life there is a new chance, a new hope, a new opportunity to become great! Every new year, new week, new day is a gift. Even every hour is an opportunity to make the best of our life. It is such a disappointment for one to see tomorrow just as days that have passed, no vision, no objectives,  then no motivation. Life will be just a spiritless routine.

The gift we had in every seconds of our life should be seen as a wonderful and rare opportunity. Opportunity to put our heart in everything we do, though it is probably a routine activity, it’s gonna be different for sure ;) .

Put your heart and spirit, happy new Monday everyone!

Setahun yang lalu.. :)

Fiuhh… dalam suasana lebaran ini saya mau mengucapkan
Selamat idul fitri 1432 H! dan tentu saja mohon maaf lahir dan batin.. :)

hampir setahun yang lalu terkahir kali saya menulis di blog ini, waktu yang lamaa sekali. Sungguh sebenarnya banyak hal yang bisa ditulis, dan ingin saya tulis. Banyak pelajaran dan makna kehidupan yang saya dapat yang seharusnya bisa menjadi pelangi indah yang mewarnai blog ini.
Ada cerita tentang dunia lain di jepang sana, cerita mengenai lomba, cerita berjibaku dalam tugas akhir sarjana, cerita tentang dunia kerja, berteman, bersahabat, berpikir tentang masa depan, dan banyak lagi. Tidak sempat menulis, tidak punya waktu, tidak ada motivasi, dan lain lain bisa jadi alasan.

Tapi untunglah akhirnya saya menulis lagi, dan ini karena saya membaca-baca kembali tulisan teman2 saya dan tulisan saya sendiri. Kembali sebuah bukti untuk “first you build your character, then your character build you“. Kebiasaan mnulis yang dulu saya bangunlah yang menggiring saya untuk menulis kembali :) . Itulah paling tidak satu hal yang berhasil saya resapi hari ini.

Yap itu sudah, sampai ktemu di tulisan2 berikutnya, dalam waktu kurang dari setahun tentunya :D

The Problem is… No Problem!

Aaah TA gw gimana nih?!

Ih, nih tim kerja gw gimana sih?!

Ugh, dosen itu ko ga fair ngasih nilainya?!!

Duuh, kalo gini caranya gw makan apa ntar?

Dan banyak keluhan lain yang sering kita dengar di sekitar kita, bahkan keluar dari lisan kita..

Hmm, hidup memang selalu penuh dengan masalah dan problema (halah.. :) ). Tak peduli yang miskin atau kaya, jelek atau cakep, ansos atau populer, setiap manusia yang hidup pasti berkutat dengan masalah… yaa itulah hidup

Sadar atau tidak masalah yang kita hadapi sebenarnya adalah cara Allah mengajari kita, cara Allah menyayangi kita. Masalah-masalah itu bagaikan ujian yang kita hadapi untuk naik kelas, ujian yang kita hadapi untuk mencapai kualifikasi manusia yang lebih baik. Dengan menghadapi masalah dan menyelesaikannya, kita memperoleh berbagai pelajaran dan manfaat. Tentu besarnya pelajaran dan manfaat yang didapat tergantung dari diri kita sendiri, sesensitif apa kita bisa mengambil makna dari kejadian, sepeka apa kita mampu mengambil hikmah dari peristiwa…

Kalau kita coba pikirkan kembali ternyata keluhan-keluhan itu tidaklah berguna. Masalah tidak akan selesai hanya dengan mengeluh. Mengeluh hanya membuat masalah itu kian besar dalam pikiran kita dan tentu saja, mengeluh berarti menyiakan waktu yang kita miliki untuk menyelesaikan masalah yang ada.

Teringat ceramah Aa Gym, sebenarnya masalah itu terletak bukan di masalah/keadaan yang ada, melainkan terletak pada cara kita menghadapinya… Ya, cara kita menghadapi masalah-lah yang lebih penting daripada masalah itu sendiri. Akankah kita mampu berpikir jernih, mengukur kemampuan, bertindak proporsional, dan mengevaluasi diri setelahnya? Mari kita coba!

Satu kiat lagi ketika berhadapan dengan sebuah masalah adalah sabar dan syukur. Salah satu hadis Rasulullah mengajarkan kurang lebih “Sungguh ajaib urusan seorang mukmin, ketika mendapat nikmat ia bersyukur, dan ketika mendapat cobaan ia bersabar, dan semua kondisi itu baik baginya”.

Jadi, yuk berhenti mengeluh dan hadapi masalah kita!

Keluar dari Kotak Sabun!

Alkisah ada sebuah perusahaan sabun mandi yang menerima keluhan dari konsumennya. Konsumen perusahaan ini mengeluhkan kotak sabun mandi yang dibelinya kosong. Tidak ada sabun mandi di dalam kotak sabun mandi tersebut.

Sebagai perusahaan yang baik, perusahaan ini langsung mengevaluasi sistem produksi yang dimilikinya dan berusaha keras mencari solusi yang terbaik. Dibentuklah dua tim untuk mencari solusi secara independen. Tugas dari tim ini adalah  memperbaiki sistem produksi yang ada sehingga tidak ada lagi kasus-kasus kotak sabun kosong.

Tim pertama rapat dan memutuskan untuk membuat sebuah alat canggih pemindai sinar x yang mampu “melihat” ke dalam setiap kotak sabun. Alat ini dipasang sehingga setiap kotak sabun yang diproduksi dapat dipastikan keberadaan sabun di dalamnya.

Sementara itu, tim kedua melakukan hal yang berbeda. Bukan dengan alat canggih yang mahal, tim kedua menawarkan solusi hanya menambahkan sebuah alat elektronik yang lazim terdapat di rumah. Kipas angin! Ya dengan kipas angin masalah kotak sabun ini bias selesai. Sebuah kipas angin akan diletakkan di alur produksi sabun sehingga kotak-kotak sabun yang kosong akan tertiup dan terlempar dari jalur produksi karena ringan. Sederhana, murah, mudah, solusi yang indah bukan?

Suatu masalah, apapun itu pasti diikuti dengan solusi. Tantangan bagi kita adalah mencari solusi terbaik. Cerita di atas menggambarkan kepada kita pentingnya pola-pola pikir di luar kebiasaan yang tak terjebak di dalam kompleksitas masalah dan perumusan teknis. Berpikir “out of the box”. Inilah yang sering diserukan untuk mengajak berpikir di luar pakem, di luar kebiasaan, di luar alur solusi konservatif.

Jadi, tersenyumlah dan segera keluar dari kotak masalah Anda!

(Ditulis kembali setelah terinspirasi dari sebuah email, Jakarta 060910)

CKG-SIN-NRT

Sebuah catatan perjalanan dari Jakarta (Cengkareng) transit Singapura (Changi) kemudian berlabuh di Tokyo (Narita)..-yang tersimpan di draft cukup lama dan ingin diselesaikan malam ini, ^^-

Perjalanan dimulai di bandara, berpisah dari keluarga yang dicintai.. Membungkus bagasi, check in, mengurus fiskal, dan berpisah, semoga langkah-langkah awal membuka jalan baru yang lebih baik dan penuh manfaat. Ingin sekali penuh manfaat, karena manusia terbaik adalah manusia yang paling banyak memberi manfaat untuk manusia lainnya.

Penuh doa, pesawat pun tinggal landas dan singkat cerita sampailah di Changi airport singapura. Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya nikmati saja. Pantas singapur menjadi surga transit dan wisata,  fasilitas di gerbang negara itu cukup untuk menjelaskan semua. Bandara ini rapi dan bersih, ya kurang lebih masih sama dengan cengkareng. Berjalan lebih jauh, barulah tampak nyata bedanya dengan cengkareng.

Changi
Changi

Di dalam bandara ini ada skytrain, sejenis kereta gantung kapsul yang berjalan bolak balik antar terminal.

sky train

sky train

Selanjutnya internet gratis tersebaang terlintas dimana-mana, foot massage pun tersedia. Tengoklah papan penunjuk arah ini, ada massage, free movie, free singapore tour, dsb.

Changi facilities

Changi facilities

Sambil menunggu, saya menikmati foot massage yang tersedia.

Ups, pesawat sudah akan berangkat meneruskan perjalanan seterusnya: Narita, selamat tinggal Singapur. Tiba di pesawat, satu hal yang terlintas: pesawatnya semai! (sempit). Tampaknya bukan hanya saya yang berpikiran demikian. Perjalanan memakan waktu sekitar 7 jam. Akhirnya sampailah ke Jepang.

Turun dari pesawat, pihak maskapai menawari fasilitas ground crew karena mempertimbangkan saya yang baru pertama kali datang ke Jepang. Luar biasa pelayanan yang diberikan, mba2 orang Jepang ground crew itu tidak terlalu lancar berbahasa inggris, namun dia mengantar saya melalui semua pos imigrasi, bagasi, bahkan ketika pihak yang seharusnya menjemput belum datang, ia membantu saya menukar uang dan m

enelepon. Inilah wajah yang ditunjukkan negeri matahari terbit pada saya dan orang2 asing yang datang. Wajah yang penuh semangat, keterbukaan, dan memberi rasa aman…

Narita

Narita

Changi

Changi

Romantisme Fans dan klub

Forza Inter!

“Untuk Valentino, kami mengirimkan ucapan selamat dari seluruh anggota tim Inter dan juga seluruh fans Inter seperti dirinya,” ucap pernyataan resmi tersebut.

Itulah ucapan selamat dari internazionale milan, sebuah klub sepakbola di liga italia kepada fans beratnya valentino rossi saat ia kembali menjadi juara dunia..

SOCCER-CHAMPIONS/

Foto : daylife / http://bola.okezone.com

Tim yang hebat, fans yang seorang juara, perpaduan yang harmonis

Enaknya di Indonesia

Biarpun di Jepang banyak hal baru yang menyenangkan dan mengasyikkan, tapi beberapa saat saya berpikir dan membandingkan sesuatu yang ada disini dengan di Indonesia, salah satunya adalah..

MAKANAN!

Seperti diketahui sebagai seorang muslim kita haruslah makan makanan yang halal dan baik. Tentu ada persyaratan tersendiri hingga makanan tersebut disebut halal…

Kalo di Indonesia memastikan kehalalan udah enak banget, tinggal cari cap halal MUI

halal MUI

halal MUI

disini? jangan harap…

I love Indonesia..!!

KP VS, Verifikasi!

Saya mendapat kesempatan kerja praktik di versatile silicon technology (VS). VS merupakan perusahaan yang bergerak di bidang desain Integrated Circuit memfokuskan diri pada system on chip.

Overview

Pada kesempatan ini saya mendapat bagian bekerja di bidang verifikasi desain. Secara umum, verifikasi merupakan hal yang sangat penting dalam desain chip. Tercatat 52 % produksi chip bermasalah karena kesalahan fungsional. Suatu hal yang mungkin sederhana namun krusial dalam kompleksitas chip yang sangat tinggi.

Divide and Conquer! Inilah jargon yang digunakan dalam proses verifikasi. Kompleksitas chip yang tinggi dibagi-bagi menjadi potongan-potongan kecil sistem sehingga verifikasi dapat dilakukan secara bertahap dari sistem-sistem yang kecil. Verifikasi sendiri terdiri dari berbagai langkah, hal ini bergantung pada standar yang dipergunakan. Dalam verifikasi chip terdapat setidaknya 5 langkah verifikasi. Langkah-langkah verifikasi tersebut adalah “functional verification”, “assertion based verification”, “Lint Checking”, “Formal checking”, dan “ATPG (Automatic Test Pattern Generator)”.

Verifikasi fungsional merupakan tahap membandingkan hasil pada simulator fungsional (dalam hal ini umum digunakan MATLAB) dengan hasil dari simulator hardware (dalam hal ini umum digunakan modelsim). Verifikasi fungsional dilakukan secara bertahap terdiri dari verifikasi modular, group, system, dan akhirnya chip.

Assertion based verification merupakan kumpulan pemeriksaan chip berdasarkan batasan-batasan tertentu (constrain checking) yang ditentukan berdasarkan parametrisasi kinerja yang diharapkan.

Lint checking merupakan tahap pemeriksaan sintax

Formal checking merupakan tahap verifikasi setelah sintesis dari hardware description language menjadi rangkaian. Disini diperiksa apakah proses sintesis yang dilakukan tools sesuai dengan konsep desain awal.

Untuk kepentingan verifikasi dipergunakan berbagai tools seperti modelsim, leda (synopsis), formality, tetramax, dan dc (design compiler) yang semuanya dioperasikan dalam sistem operasi linux.

Kerja Praktik

Kerja praktik merupakan tuntutan wajib akademik di lingkungan Teknik Elektro ITB. Ini dimaksudkan untuk menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara dunia industri dengan akademik. Mahasiswa akan dapat memperoleh pengalaman berharga dan dapat mengaplikasikan ilmunya, sedangkan perusahaan mungkin dapat menerima suntikan pengetahuan baru ataupun memperoleh data SDM sebagai benchmark terhadap SDM yang dimiliki atau akan direkrut.

Berbagai pengalaman berharga tersebut sayang jika tidak dibagi-bagi, oleh karena itu kami, mahasiswa teknik elektro angkatan 2006 mendokumentasikannya ke dalam sebuah blog kerja praktik. http://elektro06kapedeeeh.wordpress.com selamat menikmati, semoga bermanfaat…

A good speaker is a good listener

Kata-kata ini didapat di salah satu pelatihan debat zaman SMA, dulu di LIA. Sederhana memang tapi ternyata …

Sebuah kenyataan bahwa manusia memiliki dua telinga dan satu mulut. Disini terdapat pesan bahwa seharusnya seseorang lebih banyak mendengar daripada berbicara.

speaker and listener

speaker and listener

Ketika seseorang lebih banyak mendengar maka akan lebih banyak informasi yang didapatkan. Analisa yang dilakukan terhadap berbagai situasi akan lebih “resourceful”. Kemudian wawasan dan pengetahuannya akan lebih meningkat sehingga pada saat ia berbicara informasi yang dikeluarkan akan lebih bermakna. Ini yang membuat seseorang menjadi pembicara yang lebih baik…

A good speaker is a good listener

Hati, masih adakah

rokok di tempat umum, hari gini

rokok di tempat umum, hari gini

Merokok dapat menyebabkan impotensi, gangguang kehamilan, dan janin… diri sendiri dan orang lain

Kalo asapnya g kena orang lain sih silakan aja kurangi umur, hitamkan paru, sedekah untuk pemilik perusahaan rokok, kehilangan uang pendidikan anak, awet muda karena ga bisa sampe usia tua..

Tega ngerusak kesehatan orang lain? masih ada hatikah?… Anda?

cukur, sistem banci

barbershop

barbershop

“Sistem negara kita mah sistem banci!”

“parlementer bukan, presidensil bukan”

“di bawah perang ideologi, di atas oportunis”

Begitu kata seorang tukang cukur di tengah gerakan lentik gunting di tangannya.

Tempat cukur ternyata menjadi tempat berkembangnya pemikiran yang cukup serius. Parlementer dan presidensil merupakan topik yang diangkat di diskusi dalam salah satu stasiun TV swasta saat dies emas ITB. Presidensil vs parlementer ini mengenai kecenderungan pemegang kekuasaan apakah presiden atau parlemen. Dari diskusi yang dihadiri elit-elit politik ini disepakati bahwa memang sistem negara kita semi presidensil alias pertengahan antara presidensil dan parlementer.. mungkin “banci” dalam bahasa kita

Untung g ke salon, kalo di salon g kebayang ada yang ngomong gini. Di salon paling yang ada ngomongin artis, gosip, model baju, dll. Go barbershop!! hahaha

Ini baru dari 1 tempat, benarkah di tempat lain seperti ini juga? ayo ada yang tahu?