Sayang terlambat

10 08 2008

Lapangan basket campus center malam itu menjadi saksi forum massa lapangan InKM 2008. Acara yang seharusnya dimulai pukul 19.30 ternyata mundur hingga baru dimulai sekitar pukul 20.30. Massa pun mulai naik emosi.

Dibukalah forum massa yang tujuannya mengevaluasi kesiapan dan kinerja panitia lapangan InKM yang telah dipersiapkan sejak lama. Diawali dengan penjelasan singkat dari danlap utama, danlap, dan kordiv mengenai progress saat ini, moderator melanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pertanyaan-pertanyaan tajam mulai berdatangan, ada yang terkesan mempertanyakan, ada juga yang memang benar-benar bertanya.

Panitia dalam keadaan tertekan dengan lampu par/halogen yang menyorot wajah mereka sementara massa yang berbicara tak tampak batang hidungnya karena gelap. Karena faktor ini pula, banyak massa yang nyeletuk seenaknya, bahkan terkadang kasar dengan mental kerumunan.

Semakin larut, semakin berkepanjangan dan semakin menekan, sampai akhirnya datang seseorang yang bukan mahasiswa. Terurai dari lisannya peringatan tentang feodalnya sistem yang dilakukan, duduknya panitia di bawah sedangkan massa kampus di atas stribun, terangnya lampu yang hanya menyorot panitia InKM, tendensi pertanyaan dan celetukan yang menghinakan. Selain itu ada hal lain yang ia utarakan dan memang belum terbahas sejauh penyelenggaraan forum massa. Ia berucap tentang pentingnya sebuah sense kasih sayang terhadap adik-adik 2008. Pentingnya setiap panitia dan massa kampus sayang kepada adik-adiknya.

Sayang inilah yang menjadi jembatan utama, yang menjadi dasar semua aktivitas di InKM. Dengan sayang semua akan menjadi berbeda, tidak sekedar robot yang menghapal tujuan, job description, atau teklap. Dengan sayang akan ada soul/rasa yang menghidupkan InKM. Inilah yang sering terlupa oleh aktivis yang berkutat dengan teori-teori organisasi, konsepsi-konsepsi, atau paradigma-paradigma berpikir tertentu. Seringkali urusan hati ini terlupa dan terlepas pembinaannya. Padahal inilah yang sekali lagi membuat suatu kegiatan hidup.

Memang agak terlambat (paling tidak sudah setengah perjalanan), tetapi setelah saat itu, telah terjadi perubahan mendasar dari tiap pertanyaan dan tiap sikap massa kampus kepada panitia InKM. Ya, sayang “sayang”nya terlambat…


Actions

Information

Leave a comment