Contribute!!
Di tengah susahnya rakyat ini, ada secercah harap pada generasi muda.
Di tengah gelapnya masa depan bangsa, ada sebongkah cita pada mahasiswa.
Di tengah hancurnya kemandirian bangsa, ada setitik asa perjuangan pada pundak jiwa muda..
Memberilah seperti lilin yang menerangi lingkungannya, menghangatkan sekitarnya.
Lihatlah indahnya usaha sebatang lilin berjuang bagi lingkungannya. Selamanya?…
Tapi benarkah selamanya? Bukankah suatu saat lilin akan habis sejalan dengan kiprahnya menyinari lingkungan? Ya tentu saja, ternyata lilin berkontribusi sambil menghancurkan dirinya sendiri.
Sebuah pelajaran.. Dalam semangat berkontribusi harus selalu ada mekanisme aktif untuk me-recharge diri kita, semangat kita sehingga tidak habis dengan kontribusi yang dilakukan.

Lihatlah sebuah teko, ia juga memberi. Ia juga berbagi kepada lingkungannya, tetapi ia paham ia hanya bisa memberi seletah ia punya sesuatu untuk diberi, begitu seterusnya.
Jadi,,
Contribute! and empower urself!!



Serasa de javu deh…
pernah denger tapi di mana ya?
hahahha…
waktu hearing kahim…
hehehe, emang mulai nulisnya waktu itu..baru selese sekarang,
setelah lama g posting dan blogwalking..
rof, sy suka bgt loh sama analogi ini..memberikan pelajaran..
hehe=)
alhamdulillah kalo bermanfaat.. sekadar analogi lho shen, smoga bisa roffi praktikkan jyugaa…
seseorang pernah mnegatakan ini kapada ku..
orang bermanfaat adalah orang yang bisa memberi
orang bisa memberi karena orang itu memiliki uang
so, berusahalah kamu untuk mencari uang sebanyak-banyaknya
karena dengan uang kita bisa memberi..
menurut pandangan kkm gmn?
Uang bisa, tapi ga cuma itu..
Banyak orang yang bisa memberi inspirasi=manfaat lewat perkataannya, seperti super mario teguh.
Banyak orang tergerak hatinya karena melihat hanya aktivitas seseorang.
Banyak juga orang biasa yang menginspirasi, seperti di tayangan andai aku menjadi.. ya kan?
yang namanya ngasih, apa aja yg kita punya
nggak usah ngoyo juga nanti malah terkesan “ada udang dibalik rempeyek”.
karena Allah SWT sangat menghargai perbuatan baik hambanya bahkan sekecil biji sawi, klo ga berupa materi -nasehat- atau -ilmu- juga sangat bermanfaat. Baik bagi yang diberi nasehat/ilmu maupun yang memberi.
Sepakat lagi! untuk dapat memberi sesuatu bahkan sekecil biji sawi juga kan perlu mencari biji sawi itu.. Paling tidak harus tahu tentang biji sawi.
Analogi ini mungkin bisa dilihat pada aktivis-aktivis yang sebelumnya idealis secara benar memegang idealismenya dan menggigit prinsip2nya dengan sangat kuat, namun ketika masuk ke lingkungan tertentu dengan maksud menularkan idealisme ini, ia, secara tak sadar malah terwarnai dan kehilangan idealismenya. Hal inilah yang ditengarai terjadi karena kurangnya re-charge.. gmn?