Obsesi: Hidup untuk Hidup

20 04 2009

Berusaha untuk tidak terjebak lagi, silakan lihat kembali http://tmroffi.wordpress.com/2008/07/19/aku-terjebak/. Tujuan hidup begitu penting dalam hidup yang hanya sekali ini. Sudahkah kita memilikinya?

Secara umum tujuan hidup terefleksi dari bagaimana seseorang menjalani hidupnya. Anda pahamlah, ketika orang mabuk-mabukan (maksudnya mabuk beneran ya, bukan pura pura mabuk seperti polisi-polisian, hehe), berjudi, main kartu terus, memuaskan birahinya dengan haram, maka diketahui bahwa orang tersebut belum memiliki tujuan hidup yang tepat atau belum mengetahui tujuan hidupnya. Berbeda dengan pemimpin dunia (beberapa, tidak semua), ulama, pekerja sosial, atau orang-orang yang dikatakan memiliki integritas terlihat jelas untuk apa dia berbuat dan apa tujuannya.

Salah satu cara membangun tujuan hidup adalah dengan mempelajari prinsip-prinsip hidup yang dimiliki oleh orang-orang jenis kedua. Sebut saja salah satu prinsip hidup ini adalah agama sebagai salah satu ideologi. Agama dalam hal ini Islam, agama yang saya coba pelajari dan pahami memberi konsep hidup yang lengkap. Termasuk di dalamnya tujuan hidup, motivasi-motivasi, etika, norma, dan nilai-nilai kehidupan lainnya. Dalam hal tujuan hidup, Islam menggariskan penganutnya untuk menjalani hidup hanya untuk beribadah kepada Allah swt. Ini adalah tujuan umum yang dapat dispesifikasi bergantung pada diri Anda. Tujuan umum yang terdapat dalam Quran Surat Adz-Dzariyat ayat 56 (QS 51:56) memiliki makna beribadah yang luas. Ibadah yang dimaksud bukan sekadar shalat, zakat, puasa, berhaji, sedekah, dan sebagainya tetapi setiap aktivitas yang kita lakukan.

Memang bisa? Tentu bisa karena sesuatu disebut sebagai ibadah jika diniatkan hanya untuk Allah dan dilakukan seusai tuntunan Rasul Allah Muhammad saw (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, CMIIW). Jadi belajar, bekerja, makan, berorganisasi, bersosialisasi, berhibur, atau apapun itu asalkan diniatkan untuk Allah dan sesuai tuntunan Rasul Allah ya disebut ibadah.

Mengiringi tujuan hidup umum ini adalah banyak nilai-nilai kehidupan. Diantaranya adalah keutamaan memberi manfaat untuk orang lain, konsep surga neraka, serta misteri kematian. Keutamaan memberi manfaat untuk orang lain tersurat dalam catatan sejarah hidup Rasul Allah yaitu “sebaik baik orang adalah orang yang paling banyak memberi manfaat bagi manusia” (maaf, periwayatnya lupa). Konsep ini sangat luar biasa bagi kehidupan. Salah satu film barat pernah menggambarkan kehidupan dengan pola pikir seperti ini dalam bahasanya disebut pass it on. Konsep surga neraka menggambarkan keadilan memanfaatkan rasa takut dan harap yang seimbang. Seseorang bisa takut berbuat jahat dan kesiaan karena adanya neraka yang keji tanpa ampun juga bisa termotivasi berbuat kemuliaan karena adanya kehidupan surga yang indah, memuaskan hawa nafsu. Misteri kematian juga merupakan konsep yang cukup penting. Kita tak pernah tahu kapan kita mati dan sebenarnya tidak pernah ingin mati ketika berjudi, berzina, dan sebagainya serta merindukan mati ketika dalam keadaan suci sehingga seharusnya membuat kita takut berbuat dosa dan terus menerus beribadah, dalam arti luas tadi tentunya.

Nilai-nilai ini bisa digunakan untuk membuat turunan dari tujuan hidup dan ternyata konsep-konsep ini memang sesuai dengan kehidupan. Sehingga adalah sesuatu yang baik ketika kita memiliki pandangan tidak terbatas pada kehidupan saat ini saja, tetapi juga kehidupan setelah mati kelak. Tidak hanya berpikir bagaimana kehidupan ketika kita dewasa, ketika kita mapan, atau telah senior dan menua tetapi juga berpikir bagaimana kehidupan kita saat setelah mati, akankah tersiksa dan merana di neraka (na’udzubillah min dzalik) atau di surga penuh kenikmatan dan kesenangan (Insya Allah) karena jika merencanakan hari-hari ketika dewasa sungguh kita tak tahu akankah kita hidup sampai dewasa bukankah banyak diantara sehabat sebaya yang telah mendahului?, jika merencanakan hidup sampai tua yakinkah kita masih hidup di usia itu? Bukankah kematian adalah sesuatu yang jelas?

Jadi obsesi hidup untuk hidup kembali setelah mati, dasar bagi pembangunan tujuan hidup saat ini! Obsesi: Hidup penuh manfaat untuk hidup kembali penuh kebahagiaan bertabur kenikmatan!! Amiiin…


Actions

Information

Leave a comment